Meski Banyak Berkorban, Pedrosa Tak Menyesal Jadi Pembalap MotoGP

HOBI4D - Test rider KTM, Dani Pedrosa, mengungkapkan perjalanan awal kariernya hingga memilih menjadi pembalap MotoGP. Ia pun mengaku tak menyesal menjadi pembalap MotoGP walau ia harus mengorbankan banyak hal.
Pedrosa sendiri mengaku tidak mudah ketika harus memutuskan masa depannya untuk memilih melanjutkan sekolah atau balapan. Berbagai pertimbangan pun dibuat selama setahun hingga akhirnya memilih menjalani kehidupan sebagai pembalap.
Saya berdiskusi dengan ayah saya selama setahun apakah akan melanjutkan balapan atau belajar. Kemudian saya memutuskan untuk balapan, dan keputusan itu datang dari hati saya. Tapi itu lebih sulit ketika meyakinkan ibu saya, ungkap Pedrosa
Meski ia telah memantapkan hati untuk menjadi pembalap, Pedrosa juga menerima risiko besar untuk kehilangan masa mudanya. Ia mengaku tak bisa bersenang-senang pada usia 15-20 tahun karena selalu fokus pada karier balapannya.
Menjadi pembalap maka Anda akan kehilangan masa muda, periode antara 15 dan 20 tahun ketika semua orang berpikir hanya bersenang-senang, tetapi Anda tidak hidup seperti teman-teman Anda, tambahnya.
Saya berpergian, saya melakukan hal-hal lain, saya selalu fokus, dan saya memikirkan latihan. Saya tidak menyesali apa pun, tetapi Anda akan matang sebelum waktunya, pungkas pembalap berpaspor Spanyol tersebut.



Tidak ada komentar: