Header Ads

test

VIral, dua pemuda dipukluli sampai tewas di universitas negeri medan, ternyata ini penyebabnya

Viral, Dua Pemuda Dipukuli Sampai Tewas di Universitas Negeri Medan, Ternyata Ini Penyebabnya

HOBI4D- Sebuah video dua orang dihajar massa hingga tewas, yng disebut terjadi di sebuah  universitas di medan, viral di media sosial.
  Pada video yang berdurasi 6 detik, terlihat sejumlah sekuriti berpakaian dinas menangkap pelaku dan kemudian memukul wajah dan menendang tubuh pelaku.
  Pada video kedua dan ketiga yang berdurasi 27 serta 29 detik terlihat kedua pelaku dalam posisi tubuh tengkurup dan tangan terikat ke belakang serta tak  berdaya lagi.

massa sekali menendang pelaku.
terlihat seorang wanita berupaya melaragng, namun massa tetao menghakimi pelaku yang juga menjadi tontonan.
video ini viral, lantaran di sebar oleh kakak dari seorang korbang tewas,m yang adiknya menagalami salah sasaran.
kakak sepupu korban,berinsial fs,menulis siapapun yag mengenal orang orang yang melakukan kesalahan.
 tidak penganiayaan dalam video, tolong segeta mengabari dirinya
   "sepupu saya stefanus sihombing bersama temannya silalahi di tuduh maling sepeda motor. padahal sepeda motor itu milik sendiri.karena tidak membawa tsnk .
"kejadian terjadi sekitar pukul 18;00 wib di salah satu universitas di medan.mereka dianiaya hingga meninggal dan sekarang sedang menjalani otopso. kami telah membuat laporan ke palsek percut sei tuan, sambungnya.
   FS mengimbau mohon bantuannya teman teman agar keadilan dapat ditegakkan dan para pelaku dapat ditangkap.
Ia juga menyebut empat orang yang disebutnya melakukan penganiayaan, diantaranya pria mengenakan baju satpam.
Sepupunya tewas diduga akibat penganiayaan yang dialami di salah satu universitas di kota medan.
Namun saat ditanya lebih jauh, bagaimana kronologis kejadian yang menyebabkan hingga sepupunya itu meregang nyawa, fs belum mau mencerikan hal itu.
"saya belum bisa jawab, nanti setelah pentelidikan selesai saya upload di IG. saya belum tahu kronologis awal yang benar. karena banyak yang simpang sur,"ucap fs.
 "Saya sebenarnya belum tahu apa maksud adik saya dan temannya pergi ke unimed,"sambungnya.

lebih lanjut, FS mengaku belum bisa berkomentar lebih banyak.
Karena masih menunggu hasil autopsi.
"korban umurnya 20 tahun, ia meninggal di lokasi,"tuturnya.

Hingga kini penyebab stefanus sihombing dan temannya yang bermarga panjaitan, yang dapat mendapatkan penganiayaan karena dituduh melakukan pencurian masih menjadi misteri.
peristiwa ini ternyata terjadi di kampus Universitas Negeri Medan.
Kedua korban bernama joni pernando silalahi(30) dan steven sihombing(21)

Adapun latar belakang pengeroyokan, karena mereka di tuduh mencuri helm.
Mereka diduga melakukan pencurian helm di kampus unimed jalan selamat ketaren/pasar V timur desa Medan Estate,Kecamatan Percutseituan,Selasa(19/2/2019)sore.

Joni dan Steven merupakan warga jalan tangkul i kelurahan sidorejo, kecamatan medan tembung.
Seorang mahasiswa dan mahasiswi yang baru selesai berolahraga di lapangan kamous, menuju parkiran sepeda motor dan berniat pulang ke rumahnya masing-masing.

Namun keduanya terkejut lantaran helm yang mereka letak di atas sepeda motor telah raib.
Keduanya lantas diarahkan ke pos security , lantaran ada dua terduga maling helm yang sedang di hakimi oleh para mahasiswa dan warga setempat.
Kedua pelaku tersebut tampak sekarat dan tidak sadarkan diri,
pasca kejadian main hakim sendiri,petugas reskrim polsek percutseituan yang mendapat informasi, langsung menuju ke lokasi.
Kedua pelakui yang di amuk massa s4mpat dibawa ke rs hagi untuk mendapat perawatan medis.
Namun, akibat luka serius di tubuh kedua pelaku akhirnya tewas.
petugas kemudian menevakuasi jasad kedua terduga pencuri itu ke rs bhayangkara medan untuk kepentingan otopsi.
Terpisa, kapolsek percutseituan kompol Faidil zikri yang di konfirmasi memebenarkan terkait tewasnya jhoni pernando dan Steven.
Keduanya dituduh mencuri dua buah hekm lalu dimassa dan akhirnya meninngi di RS Haji.
 "Untuk Kedua  KorbanG









Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.